Tulisan diarsip dalam rubrik 'Bercocok Tanam'

Perawatan Dasar tanaman Bunga I

Sebagai lanjutan artikel saya “Syarat Pertama Bercocok Tanam” sekarang saya akan membagi tips dengan anda agar tanaman anda yang dinikmati bunganya jadi berbunga dan yang dinikmati buahnya jadi berbuah.

Laiknya manusia, tanaman juga butuh makanan dan perawatan agar tumbuh berkembang berbuah dan bertunas sesuai keinginan. Gizi yang cukup tentunya menjadi faktor pertama apakah tanaman anda terkena busung lapar lalu layu dan akhirnya mati atau tanaman anda berhasil tumbuh subur hijau royo-royo hmmmm…

Menyiram Tanaman

Well e well e well, perawatan tanaman sangat diperlukan dan saya terlebih dahulu akan mengawali cara dasar merawat tanaman kesayangan anda dengan teknik penyiraman.

Untuk menyiram tanaman anda, jangan menggunakan air yang sembarangan. Bukan karena tanaman anda gengsi tapi memang bisa berakibat fatal jika salah milih air yang sesuai. air siraman yang terbaik adalah air sumur kalau bisa sih jangan air PAM ya, biasanyakan ada kaporitnya banyak tuh. Tapi kalo kepepet ya nggak papa deh dari pada tanaman anda mati lebih baik kunteten kan? maksudnya jadi tanaman liliput alias cebol, sapa tau jadi bonsai, asoii. Dan mengapa air sumur yang terbaik? karena air dari perut bumi ini mengandung mineral-mineral yang dibutuhkan oleh bangsa tanaman.

Nah, sebaiknya kalo sumur pompa bor anda malah kering kala musim hujan (seperti sumur saya hee..) jangan langsung bergembira menyerahkan tugas menyiram tanaman kepada hujan. Karena hujan bisa marah (emangnya brani bayar brapa lu brani nyuruh gue?! - grutu hujan disuatu senja). Karena hujan kesel maka air hujan yang langsung jatuh ketanaman anda khususnya bunga (tanaman hias) biasanya akan menyebabkan bunga menjadi busuk. Jadi sebaiknya tampung dulu air hujan lalu diamkan 12 sampe 24 jam kemudian baru anda buat siram tanaman. Untuk itu kalo bisa tempatkan tanaman-tanaman hias anda ditempat2 yang tidak langsung terkena guyuran hujan, misalnya dilindungi oleh teras rumah ato dibuatkan perlindungan khusus.

Tolong jangan gunakan air sungai juga selokan untuk menyiram tanaman anda. Kalo nekat tanaman anda cepat ato lambat tapi akan segera nyak dut alias mati. Tahu sendirikan bagaima pencemaran air sungai khususnya di jakarta ini ?

Nah, sedangkan untuk teknik penyiraman sendiri, yang penting adalah penyiraman sempurna artinya perakaran seluruhnya basah dan sisa air terbuang lewat lubang drainase.

Dan untuk menyiram bagian daunnya baiknya anda menggunakan alat yang bisa membuat siraman air menyebar. seperti gambar sebelah OK?! udah sana jangan baca terus, siram tanaman anda yang kehausan itu, kita jumpa lagi diartikel selanjutnya yaitu “Biar Tanaman Sehat Wal Afiat”

Tulis tanggapan August 11th, 2005

Syarat Pertama Bercocok Tanam

Perawatan BungaSampean ingin nanem tanaman? apa aja, tapi khususnya bunga. Nah, syarat pertama untuk itu sampean harus menyiapkan media tanam terlebih dahulu. Untuk tempatnya bebas, mau ditanem di pot atau ditanah langsung.

Kalo sampean mau nanem bunga di tanah, anda harus membuat lubang ditanah yang sesuai dengan akar dan jenis tanamannya. Misalnya neh, mau nanem mawar, ya buat lubang yang diameter lebarnya +20 cm dengan kedalaman +20 cm juga. Setelah lubangnya siap, ya tinggal diisi. untuk isi lubang akan saya jelaskan di paragraph berikutnya.

Nah, sekarang untuk media tanam,pot. Sampean bisa menggunakan apa aja untuk pot bunga, tapi awas! jangan mancinya istri ato ibu, ntar klo mo nyayur asyem gimana? hee.
Yup! bisa pake pot yang bener-bener pot, bisa pake bekas wadah cat ato ban mobil bekas juga bisa, tergantung selera. Asal jangan ban sepeda ontel apalagi ban yang masih baru, OK?!

Well, media udah ada sekarang tinggal ngisi lubang dan pot. Untuk soal ini saya tukilkan dari situsnya DISTAN Jakarta yang dijamin manjur bikin subur tanaman sampean.

Persipan Media
a. Letakan satu lapis pecahan batu merah (sebagai material pengikat air) di dasar pot
b. Isi pot dengan campuran tanah yang ideal untuk tiap-tiap jenis
i. Campuran yang umum;
pasir 1/3 bagian, tanah geluh 1/3 bagian, pupuk kandang, pecahan batu merah
ii. Campuran untuk jenis suka kering;
Pasir ½ bagian, Pupuk kandang, pecahan batu merah
iii. Campuran untuk jenis suka lembab
Pecahan batu merah, tanah gelu ½ bagian, pupuk kandang, pecahan batu merah
c. Campuran tadi kemudian disiram air dan siap ditanami, biasanya tanaman berasal dari biji atau stek yang sudah ditanam terlebih dahulu ditempat pembibitan atau dari serpihan serumpun tanaman yang sudah besar

Well, udah bisakan nanem bunga baru? itulah syarat pertama bercocok tanam. Kalau begitu sampe jumpa di trik dan tips berikutnya dengan topik “Perawatan Dasar tanaman Bunga” oke? oke? okee??!

Tulis tanggapan August 11th, 2005


Halaman

Kalender

August 2008
M T W T F S S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip per Bulan

Arsip per Rubrik